Kabar Lainnya
31 Mar 2026
ULTIMATUM DIGITAL: PERMIKOMNAS SIAP KIBARKAN BENDERA PERANG TERHADAP EKSPLOITASI ANAK DI RUANG SIBER
Makassar, 31 Maret 2026 – Di tengah bayang-bayang predator digital dan algoritma yang memangsa mental generasi muda, PERMIKOMNAS secara resmi mengambil posisi di garis depan. Kami menyatakan dukungan mutlak atas eksekusi mati akun-akun di bawah umur melalui implementasi PP "Tunggu Anak Siap" (PP TUNAS). Ini bukan lagi sekadar regulasi; ini adalah operasi pembersihan massal di ruang siber Indonesia. Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan batas suci: Usia di bawah 16 tahun adalah wilayah terlarang. Mulai detik ini, tidak ada lagi kompromi. Akun harus ditangguhkan, pendaftaran baru harus diblokir total, dan akses harus diputus tanpa ampun. "Kedaulatan Digital atau Penjajahan Algoritma" Ketua Umum PERMIKOMNAS menegaskan bahwa keterlambatan kita dalam memagari dunia digital telah membiarkan anak-anak Indonesia menjadi korban di meja makan para raksasa teknologi. "PP TUNAS adalah benteng terakhir kedaulatan kita. Kami tidak sedang membicarakan pembatasan akses, kami sedang membicarakan penyelamatan masa depan dari ancaman siber yang kian gelap dan kompleks. Pilihannya hanya dua: patuh atau angkat kaki dari tanah air ini," tegasnya dengan nada dingin. Target Operasi: Raksasa Teknologi (Big Tech) dalam Pantauan PERMIKOMNAS memberikan peringatan keras kepada para penguasa teknologi global yang selama ini mengeruk keuntungan dari kerentanan anak-anak kita. Meta (Instagram, Facebook, Threads), Google (YouTube), TikTok, Roblox, hingga X (Twitter) kini berada dalam radar pengawasan ketat. Sistem age-gating kalian yang lemah adalah celah bagi bencana. Kami menuntut sinkronisasi paksa dengan data kependudukan nasional. Jika kalian gagal menutup celah tersebut, kalian tidak hanya melanggar hukum, tetapi kalian sedang menantang kedaulatan Republik Indonesia. Di wilayah hukum kami, kalian wajib tunduk, atau hadapi konsekuensi terberat. Tiga Maklumat Besar PERMIKOMNAS: 1. Eksekusi Penangguhan Tanpa Pengecualian: Kami berdiri di belakang pemerintah untuk mematikan setiap akun di bawah usia 16 tahun. Ini adalah tindakan preventif untuk menghentikan eksploitasi dan distribusi konten gelap sebelum terlambat. 2. Audit Investigatif & Tanpa Celah: Kami mendesak pemerintah untuk melakukan penggeledahan digital dan audit berkala pada sistem verifikasi platform. Jika ditemukan celah sekecil apa pun, itu adalah pengkhianatan terhadap keamanan nasional. 3. Mobilisasi Massa untuk Literasi Radikal: Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk sadar bahwa dunia digital bukan lagi taman bermain yang aman, melainkan medan tempur. Aturan ini adalah senjata kita untuk membangun kembali peradaban digital yang telah hancur. PERMIKOMNAS menuntut pemerintah tidak hanya menggertak dengan regulasi, tetapi juga menjatuhkan sanksi ekstrim dan pemblokiran permanen bagi platform yang berani bermain-main dengan amanat PP TUNAS.
Baca Selengkapnya
PERMIKOMNAS RI Luncurkan Satgas dan Aplikasi Pendeteksi situs Judi Online
PERMIKOMNAS Ultimatum Platform Game (ROBLOX) Atas Kegagalanya Dalam Melindungi Anak-Anak di Bawah Umur dan Atas Pembiaran Fitur-Fitur yang Melanggar Nilai-Nilai Kebangsaan
BPP PERMIKOMNAS Mengapresiasi ketegasan menteri komdigi dalam menertibkan (META) platform digital yang melanggar UU ITE.
Sorotan Populer
PERMIKOMNAS RI Jalin Audiensi Dengan Deputi Bidang Pemberdayaan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia
05 Aug 2026 · 9136 views
PERMIKOMNAS Republik Indonesia berhasil menyelenggarakan Temu Nasional dan Permitech Expo dengan Tema Akselerasi Talenta Digital Menuju Indonesia Emas 2045
05 Jul 2026 · 6226 views
Kebocoran Data Mahasiswa dan Krisis Tata Kelola Digital Kampus
21 Jan 2026 · 645 views
Sorcery Gathering #10 Dorong Pemanfaatan AI untuk UMKM, Gandeng Permikomnas Yogyakarta
05 May 2026 · 341 views
Perkuat Literasi Digital, PERMIKOMNAS Jalin Dialog Strategis dengan KPI Pusat
23 Feb 2026 · 312 viewsArsip Berita
PERMIKOMNAS DKI Jakarta Lakukan Audiensi dengan Jakarta Smart City, Dorong Kolaborasi Penguatan Talenta dan Ekosistem Digital
Silaturahmi BPP PERMIKOMNAS dengan Kanda Hasan Nasbi selaku Komisaris Pertamina dan mantan kepala kantor komunikasi Kepresidenan (PCO)
Kebocoran Data Mahasiswa dan Krisis Tata Kelola Digital Kampus
PERMIKOMNAS desak pemerintah blokir Platform X dalam Penerapan Fitur AI Grok di Indonesia dan bertanggung jawab atas kelalaiannya.
PENYALURAN DONASI BENCANA BANJIR DI PULAU SUMATERA DAN ACEH
Negara "Kalah Cepat" Lawan Bandar: Desak Revolusi Penanganan Judi Online atau Indonesia Hadapi Kehancuran Sosial
PERMIKOMNAS OPEN DONASI KORBAN BANJIR — SUMUT • SUMBAR • ACEH
Permikomnas Berhasil Mengadakan Webinar Nasional: Kolaborasi AI dan Dunia Industri, Peluang dan Tantangan, Arah Transformasi di Masa Mendatang
Permikomnas dan kekomdigi kolaborasi mengagas terkait akselerasi talenta digital menuju Indonesia emas 2045
Sorcery Talks #12: Pahlawan Baru di Era Kecerdasan Buatan Mendorong Akselerasi AI Nasional
MAKE IT FEST II 2025
PERMIKOMNAS Gelar Webinar Nasional: Kolaborasi AI dan Dunia Industri, Peluang dan Tantangan, Arah Transformasi di Masa Mendatang
Indonesia Darurat Kebocoran Data: Permikomnas Pertanyakan Peran Komdigi
Temu Lembaga Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional Wilayah XII Kalimantan Daerah Kalimantan Barat Dengan Tema Bergerak Bersama, Berdaya untuk Kemajuan Teknologi Indonesia
Permikomnas mendesak pemerintah dan DPR-RI segera mengesahkan RUU-PDP
Pelepasan Delegasi HIMATIF FST-UNSAM Menghadiri Dies Natalis PERMIKOMNAS Wilayah 1